Kakek 65 Tahun Hilang di Jembatan Merah Kampar, Tim SAR Dikerahkan untuk Pencarian | Gezah.com

Kakek 65 Tahun Hilang di Jembatan Merah Kampar, Tim SAR Dikerahkan untuk Pencarian

Kampar, Gezah.com – Seorang pria lanjut usia berusia 65 tahun dilaporkan hilang di sekitar kawasan Jembatan Merah, Kabupaten Kampar, Riau, pada Rabu pagi (25/12). Kejadian ini menggemparkan warga sekitar, yang segera melapor ke pihak berwenang.

Kronologis Kejadian

Menurut saksi mata, kakek yang dikenal bernama Pak Karim terlihat berjalan di sekitar Jembatan Merah pada pagi hari. Warga mengatakan bahwa beliau sering melewati area tersebut untuk mencari ikan atau hanya sekadar menikmati pemandangan sungai. Namun, kali ini situasinya berbeda. Beberapa warga melihat beliau tergelincir di tepi jembatan yang licin akibat hujan pada malam sebelumnya.

“Awalnya kami kira beliau masih di sekitar sana, tapi setelah dicari, hanya ditemukan sandal dan tongkatnya di tepi sungai,” ujar salah satu saksi mata.

Diduga kuat, Pak Karim jatuh ke sungai yang arusnya cukup deras. Peristiwa ini segera dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, yang langsung berkoordinasi dengan tim SAR untuk melakukan pencarian.

Penanganan Tim SAR

Tim SAR gabungan, yang terdiri dari BPBD, Basarnas Pekanbaru, dan relawan masyarakat, dikerahkan ke lokasi kejadian pada siang hari. Upaya pencarian dilakukan secara intensif, menggunakan perahu karet dan alat deteksi bawah air.

Komandan Tim SAR, Wahyu Pratama, menjelaskan bahwa operasi pencarian melibatkan beberapa teknik, termasuk penyisiran di sepanjang aliran sungai hingga radius 5 kilometer dari lokasi diduga jatuhnya korban.

“Arus sungai cukup deras, sehingga pencarian memerlukan kehati-hatian ekstra. Kami juga menggunakan drone untuk memantau area yang sulit dijangkau,” ungkap Wahyu.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih berlangsung. Tim SAR berencana memperluas area pencarian pada malam ini, dengan mengutamakan keselamatan petugas dan relawan.

Respons Keluarga dan Masyarakat

Keluarga Pak Karim yang berada di lokasi terus memantau perkembangan. Mereka berharap agar upaya pencarian segera membuahkan hasil. Warga sekitar pun turut memberikan dukungan moral dan membantu pencarian.

“Kami sangat sedih, tapi masih berharap beliau ditemukan dengan selamat,” ujar salah satu anggota keluarga.

Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai yang memiliki arus deras.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga keselamatan, khususnya di area rawan seperti Jembatan Merah. Tim SAR berkomitmen untuk terus berupaya menemukan Pak Karim dan memberikan yang terbaik dalam operasi pencarian ini.

About the Author: Riano Hugo

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *