Tragedi Boeing 737-800 Jeju Air di Korea Selatan: 179 Tewas dalam Kecelakaan di Bandara Muan | Gezah.com

Tragedi Boeing 737-800 Jeju Air di Korea Selatan: 179 Tewas dalam Kecelakaan di Bandara Muan

Gezah.com – Pada Minggu, 29 Desember 2024, sebuah pesawat Boeing 737-800 milik Jeju Air mengalami kecelakaan tragis saat mendarat di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan. Insiden ini mengakibatkan 179 korban jiwa dari total 181 penumpang dan awak di dalamnya. Dua anggota kru berhasil selamat dan saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.

Pesawat dengan nomor penerbangan 7C2216 ini berangkat dari Bangkok, Thailand, menuju Muan, membawa 175 penumpang dan enam awak. Menurut laporan, saat mendekati pendaratan, pesawat mengalami kegagalan pada roda pendaratan, yang diduga disebabkan oleh benturan dengan sekawanan burung. Akibatnya, pesawat mendarat dengan perutnya, tergelincir di landasan pacu, menabrak dinding pembatas, dan terbakar hebat.

Rekaman video yang beredar menunjukkan pesawat mendarat tanpa roda pendaratan dan meluncur di landasan sebelum menabrak dinding, menyebabkan ledakan api.

Otoritas setempat telah menemukan perekam data penerbangan (black box) yang akan digunakan dalam investigasi untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan ini. Jeju Air, yang sebelumnya tidak memiliki catatan kecelakaan fatal, menyatakan duka cita mendalam dan berjanji akan bekerja sama penuh dalam penyelidikan.

Kecelakaan ini menjadi yang terburuk dalam sejarah penerbangan Korea Selatan sejak 2002, ketika sebuah pesawat Air China jatuh di dekat Busan. Pemerintah Korea Selatan telah menetapkan masa berkabung nasional selama tujuh hari untuk menghormati para korban.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul memastikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam insiden ini.

Pihak berwenang terus melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap faktor-faktor yang menyebabkan tragedi ini dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

 

About the Author: Riano Hugo

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *