Uang Cetakan UIN Makassar Sulit Dibedakan, Berikut Fakta dan Profil Pembuatnya | Gezah.com

Uang Cetakan UIN Makassar Sulit Dibedakan, Berikut Fakta dan Profil Pembuatnya

Makassar, Gezah.com – Masyarakat di Makassar dikejutkan dengan beredarnya uang cetakan khusus dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Uang tersebut didesain untuk keperluan simulasi ekonomi di kalangan mahasiswa, namun sayangnya, banyak yang menilai bahwa tampilan uang ini mirip dengan uang asli sehingga sulit dibedakan. Hal ini memicu kekhawatiran di tengah masyarakat tentang potensi penyalahgunaan.

Desain Uang Mirip Uang Asli

Uang cetakan UIN Makassar ini awalnya digunakan untuk program edukasi ekonomi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Uang tersebut dicetak dengan berbagai nominal mulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000, lengkap dengan desain warna dan elemen visual yang menyerupai uang rupiah asli. Namun, perbedaan terletak pada bahan kertas yang lebih tipis serta adanya tulisan “Uang Edukasi” di beberapa bagian uang tersebut.

Meski demikian, jika dilihat sekilas, banyak orang yang mengira uang ini adalah uang sungguhan. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa uang tersebut dapat disalahgunakan untuk penipuan di pasar atau tempat umum lainnya.

Reaksi Masyarakat dan Pihak Kampus

Sejumlah pedagang di Makassar melaporkan telah menerima uang cetakan ini karena tidak menyadari perbedaannya. Salah satu pedagang, Rahmat (34), mengungkapkan bahwa dirinya baru menyadari uang itu bukan uang asli setelah menerima pembayaran dari pembeli.

“Kita kira uang asli, apalagi warnanya hampir sama. Setelah diperiksa, ternyata ada tulisan kecil yang beda,” kata Rahmat.

Menanggapi hal ini, pihak UIN Makassar segera memberikan klarifikasi. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Ahmad Syahrir, menjelaskan bahwa uang cetakan tersebut hanya digunakan untuk simulasi dan tidak dimaksudkan untuk diedarkan di luar lingkungan kampus.

“Kami tidak menduga hal ini bisa terjadi. Pihak kampus akan segera mengambil langkah untuk menarik uang tersebut dan memberikan edukasi kepada mahasiswa agar tidak menyalahgunakan,” ujar Ahmad Syahrir.

Biodata Pembuat Uang Cetakan UIN Makassar

Uang edukasi ini dirancang oleh seorang dosen desain grafis bernama Hidayat Kurniawan, yang merupakan staf pengajar di Fakultas Seni dan Desain UIN Makassar. Berikut profil singkatnya:

  • Nama Lengkap: Hidayat Kurniawan
  • Tempat, Tanggal Lahir: Makassar, 12 Maret 1985
  • Pendidikan:
    • S1 Desain Komunikasi Visual, Universitas Negeri Makassar
    • S2 Desain Grafis, Universitas Gadjah Mada
  • Jabatan: Dosen Tetap di Fakultas Seni dan Desain UIN Makassar
  • Karya Lain: Buku “Membangun Identitas Visual Ekonomi Islam”

Hidayat Kurniawan mengaku bahwa desain uang tersebut sengaja dibuat menarik untuk memotivasi mahasiswa dalam memahami mekanisme ekonomi. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak berniat membuat replika uang asli, melainkan hanya fokus pada aspek edukasi.

“Kami akan memperbaiki desain agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat,” kata Hidayat saat ditemui di kampus.

Langkah Pencegahan

Sebagai langkah antisipasi, pihak kampus telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk memastikan uang cetakan ini tidak berpotensi disalahgunakan. Selain itu, pihak kampus juga berencana mengganti desain uang edukasi dengan warna dan bentuk yang lebih berbeda dari uang asli.

“Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua agar lebih berhati-hati dalam membuat materi edukasi,” tutup Dr. Ahmad Syahrir.

Kesimpulan

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya desain dan penggunaan materi edukasi yang tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. Meski bertujuan baik, uang cetakan UIN Makassar tetap harus dikaji ulang agar tidak disalahgunakan.

Semoga langkah-langkah yang diambil pihak kampus dapat segera mengatasi kekhawatiran masyarakat.

About the Author: Riano Hugo

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *